Mataram – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Mataram menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan Sabtu Budaya, sebuah program edukatif yang terintegrasi dalam Mata Kuliah Permainan Tradisional untuk mahasiswa semester 5. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pengenalan, pelestarian, sekaligus revitalisasi permainan tradisional Indonesia di kalangan calon pendidik PAUD.
Sebagai dosen pengampu, penyelenggara mata kuliah mengemas proses pembelajaran secara langsung dan menyenangkan. Mahasiswa diajak mempraktikkan berbagai permainan tradisional seperti egrang batok kelapa, bakiak, gobak sodor, tarik tambang, lari karung, congklak, hingga permainan kelereng. Permainan-permainan tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga menunjukkan keragaman budaya permainan dari berbagai daerah, termasuk di Nusa Tenggara Barat.

Program Sabtu Budaya bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang cinta tanah air, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, serta memperkuat interaksi sosial yang positif. Banyak mahasiswa mengaku baru pertama kali mencoba sejumlah permainan tradisional, sehingga kegiatan ini membuka wawasan baru mengenai nilai-nilai edukatif dan karakter yang dapat dikembangkan melalui setiap jenis permainan.
Selain memahami dan memainkan permainan tersebut, mahasiswa juga dibekali kemampuan untuk mengaplikasikan dan membudayakannya kembali dalam praktik pendidikan anak usia dini. Harapannya, para calon pendidik ini dapat meneruskan pelestarian permainan tradisional kepada generasi berikutnya.
Dengan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan menyentuh akar budaya, program Sabtu Budaya menjadi langkah strategis PIAUD UIN Mataram dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya bangsa melalui jalur pendidikan.
