Lombok Utara, 1 Desember 2025 — Dosen Seni pada Program Studi PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram, Yuga Anggana, dipercaya menjadi narasumber Bimbingan Teknis (Bimtek) Seni Pertunjukan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan yang berlangsung di Diva Lombok Resort ini dihadiri oleh puluhan pelaku seni, komunitas budaya, serta pegiat kreatif dari berbagai kecamatan di Lombok Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Yuga membawakan materi bertajuk “Dari Ide ke Panggung: Manajemen Produksi dan Pengelolaan Pertunjukan Berbasis Komunitas”, yang memadukan pendekatan praktis dan pengalaman lapangan. Materi ini membahas proses manajemen produksi mulai dari pencarian konsep, riset artistik, pembentukan tim, strategi pendanaan komunitas, kolaborasi lintas disiplin, hingga aspek teknis dan show management. Peserta tampak antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama sesi diskusi—mulai dari bagaimana memulai produksi dengan anggaran minim hingga strategi menjalin kemitraan dengan komunitas lokal.

Yuga mengaku senang melihat komposisi peserta yang didominasi oleh generasi muda. Menurutnya, hal ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan ekosistem seni dan budaya di Lombok Utara. “Saya melihat energi besar dari para peserta, terutama anak-anak muda yang memang sudah mulai berani mengelola kegiatan seni di komunitasnya. Ini pertanda bahwa regenerasi seni dan budaya di Lombok Utara berjalan baik,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Lombok Utara yang secara konsisten memberi ruang belajar bagi para pelaku seni. “Bimtek seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas produksi dan tata kelola pertunjukan di tingkat komunitas. Saya berterima kasih telah dipercaya mewakili UIN Mataram untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari banyak kolaborasi lanjutan,” tambahnya.

Sebagai pengajar seni dan musisi, Yuga Anggana dikenal aktif dalam pengembangan pertunjukan dan kerja-kerja budaya di Lombok. Ia merupakan konseptor utama Perhelatan Molang Maliq, sebuah program besar berbasis masyarakat yang menggabungkan riset budaya, pelestarian ekologi, regenerasi seni tradisi, dan inovasi pertunjukan. Selain itu, Yuga juga menggagas program Musika Hibrida dan telah berpengalaman mengelola berbagai produksi pertunjukan sejak masa kuliah, termasuk pementasan akbar “Gending of The Groove” di Bandung tahun 2010.
Dengan antusiasme peserta, respons positif, dan dukungan pemerintah daerah, kegiatan Bimtek Seni Pertunjukan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas para pelaku seni Lombok Utara dalam mengelola karya secara lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan.
